BERITAKONAWE.COM–konawe —sulawesi tenggara Dugaan praktik pemotongan dana bantuan bagi Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terjadi di desa anggalomoare Jaya, Kecamatan anggalomoare Sejumlah penerima manfaat mengaku hanya menerima uang sebesar Rp 1000000 dari total yang seharusnya mereka dapatkan, yakni Rp 2.850.000.
Pemotongan yang diduga dilakukan oleh oknum desa anggalomoare jaya terjadi saat proses pencairan dana UMKM di ruma kepala desa Anggalomoare Jaya peristiwa ini disaksikan langsung oleh masyarakat Desa anggalomoare jaya
Salah seorang penerima bantuan yang meminta identitasnya tidak disebutkan namanya mengungkapkan bahwa ia dan penerima lainnya terkejut saat dana yang diterima tidak sesuai harapan.
“Betul, yang kami terima itu hanya Rp 1000000 juta. Kami ambil langsung di bagikan di rumahnya kepala desa anggalomoare jaya kecamatan anggalomoare dan disaksikan oleh masyarakat desa,” ungkap sumber tersebut saat diwawancarai pada, Rabu 24/09/2025).
Kejanggalan tidak berhenti di situ. Sumber tersebut membeberkan bahwa sebelum menerima uang Rp 1000000 juta, ia disodorkan Surat pernyataan yang berbunyi bahwa mereka benar benar menerima 2.850000,
“Anehnya, kami tanda tangan Surat pernyataan yang nominalnya Rp 2.850.000, tapi uang yang kami terima hanya Rp 1000000 juta,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia mengaku mendapat arahan dari oknum tersebut agar tidak jujur jika ada pihak lain yang bertanya mengenai jumlah bantuan yang diterima.
“Kami bahkan diberitahu, ‘kalau ada yang tanya, bilang saja terimanya Rp 2.850.000’,” tirunya.
Saat ditanya mengenai alasan pemotongan sebesar Rp 1850000 itu, sumber mengatakan bahwa bendahara beralasan uang tersebut digunakan untuk biaya pengurusan.pembuatan ENIB “Katanya untuk uang pengurusan bolak-balik,” ucapnya.
Tim media ini mencoba melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait di Desa anggalomoare Jaya saat dihubungi melalui lewat, telpon hanya memberikan respons singkat bahwa dirinya sedang sibuk dengan acara pesta unjurny
Upaya konfirmasi kepada Bendahara Desa juga tidak membuahkan hasil karena yang bersangkutan tidak merespons panggilan maupun pesan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak Pemerintah Desa anggalomoare jaya
Tim media akan terus berupaya mencari informasi lebih lanjut dari pihak-pihak terkait untuk pemberitaan yang berimbang.
Laporan :Redaksi










