Daerah

Tuntutan Perda Beasiswa Menggema Di DPRD Konawe, Ini Respons Ketua DPRD Kabupaten Konawe,

×

Tuntutan Perda Beasiswa Menggema Di DPRD Konawe, Ini Respons Ketua DPRD Kabupaten Konawe,

Sebarkan artikel ini

BERITAKONAWE.COM, KONAWE – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Koalisi Mahasiswa Menggugat menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Kabupaten Konawe, Senin (13/7/2026). Massa aksi menuntut DPRD bersama Pemerintah Kabupaten Konawe segera menyusun dan mengesahkan Peraturan Daerah (Perda) tentang beasiswa bagi mahasiswa asal Konawe.

Koalisi tersebut terdiri dari PMII Kabupaten Konawe, BEM Universitas Lakidende (Unilaki), dan MPM Unilaki.

Setibanya di Kantor DPRD Konawe, massa aksi sempat tertahan di pintu gerbang karena pada saat bersamaan DPRD sedang menggelar rapat paripurna penyerahan Laporan Pertanggungjawaban Keuangan Tahun Anggaran 2025. Setelah beberapa saat, mahasiswa akhirnya memasuki halaman kantor DPRD untuk menyampaikan aspirasi.

Ketua PMII Kabupaten Konawe, Herdiansyah, mengatakan hingga kini Kabupaten Konawe belum memiliki Perda yang secara khusus mengatur pemberian beasiswa bagi mahasiswa.

“Perda tentang beasiswa mahasiswa harus segera diwujudkan. Kami berharap regulasi tersebut dapat disahkan pada tahun ini sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia,” tegas Herdiansyah.

Suasana sempat memanas lantaran para demonstran merasa kecewa karena Ketua DPRD Konawe belum langsung menemui massa aksi. Awalnya, mahasiswa hanya diterima oleh Ketua Komisi I DPRD Konawe.

Tak lama berselang, Ketua DPRD Konawe, I Made Asmaya, didampingi Wakil Ketua I, Wakil Ketua II, dan sejumlah anggota DPRD lainnya menemui massa aksi. Selanjutnya, perwakilan mahasiswa diajak berdialog di ruang rapat DPRD untuk membahas tuntutan mereka terkait pembentukan Perda Beasiswa Mahasiswa.

Saat diwawancarai, Ketua DPRD Konawe, I Made Asmaya, menegaskan bahwa persoalan utama bukan terletak pada ada atau tidaknya Perda, melainkan bagaimana mekanisme penyaluran beasiswa dapat berjalan tepat sasaran tanpa menimbulkan persoalan di kemudian hari.

Menurutnya, usulan pembentukan Perda Beasiswa masih memerlukan kajian akademik dan analisis yang komprehensif agar tidak berdampak negatif terhadap mahasiswa maupun kondisi keuangan daerah.

“Kalau peraturan beasiswa, saya pikir harus kita kaji bersama. Jangan sampai ada dampak yang timbul dan justru merugikan mahasiswa,” ujarnya.

Ia menjelaskan, apabila Perda menetapkan kewajiban pemberian beasiswa, sementara jumlah mahasiswa terus bertambah setiap tahun, maka pemerintah daerah akan terikat untuk memenuhi kewajiban tersebut meski kemampuan fiskal daerah terbatas.

“Misalnya disahkan tahun ini, kemudian tahun depan jumlah mahasiswa terus bertambah. Itu akan menjadi ikatan bagi pemerintah daerah dalam penyaluran beasiswa. Karena itu harus disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah,” jelasnya.

Meski demikian, I Made memastikan DPRD tetap berkomitmen mendukung program beasiswa bagi mahasiswa Konawe. Sebagai Ketua DPRD sekaligus Ketua Badan Anggaran (Banggar), ia memastikan alokasi anggaran beasiswa akan terus diperjuangkan dalam pembahasan APBD setiap tahun.

“Yang terpenting, beasiswa tetap ada dan diberikan sesuai kemampuan keuangan daerah. Setiap pembahasan APBD, kami akan memastikan anggaran beasiswa tetap menjadi perhatian,” katanya.

Terkait usulan pembentukan Perda, I Made mengatakan hingga saat ini DPRD belum menerima usulan resmi yang disertai naskah akademik sebagai syarat pembentukan regulasi.

“Ini bukan hanya persoalan lisan. Harus ada usulan resmi, naskah akademik, kajian kemampuan keuangan daerah, dan analisis yang mendalam,” ujarnya.

Ia menambahkan, kondisi Kabupaten Konawe tidak bisa disamakan dengan daerah lain yang telah memiliki Perda Beasiswa, seperti Kabupaten Konawe Utara.

“Populasi masyarakat Konawe dan Konawe Utara berbeda. Begitu juga dengan postur APBD dan ruang fiskalnya. Karena itu kebijakan yang diambil juga harus disesuaikan dengan kondisi daerah,” katanya.

Di akhir penyampaiannya, Ketua DPRD Konawe berpesan kepada seluruh mahasiswa agar tetap semangat menempuh pendidikan. Ia menegaskan DPRD akan terus memberikan dukungan terhadap pengalokasian anggaran beasiswa agar mahasiswa Konawe dapat melanjutkan pendidikan dengan baik.

“Saya sebagai Ketua DPRD Konawe akan terus mendukung anggaran beasiswa agar mahasiswa bisa menjalankan perkuliahan dengan baik dan menyelesaikan pendidikannya,” tutupnya.

Laporan: Miton

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *