Daerah

HAM Cabang Konawe Desak Bupati Dan DPRD Konawe Copot Kepala MBG Cabang Konawe Serta Tutup Dapur SPPG Yang Diduga Melanggar SOP

×

HAM Cabang Konawe Desak Bupati Dan DPRD Konawe Copot Kepala MBG Cabang Konawe Serta Tutup Dapur SPPG Yang Diduga Melanggar SOP

Sebarkan artikel ini

BERITAKONAWE.COM–Konawe,13 februari 2026– Himpunan Aktivis muda Cabang Konawe (HAM Konawe) melakukan aksi demonstrasi di depan kantor Bupati Konawe dan DPRD Kabupaten Konawe mereka meminta untuk segera mengambil tindakan tegas serta segera mengeluarkan surat rekomendasi pencopotan kepala MBG cabang konawe atas dugaan pelanggaran Standar Operasional Prosedur (SOP) serta banyaknya kasuistik yang dilakukan oleh beberapa Dapur SPPG di kab.konawe.

Desakan ini muncul setelah adanya laporan dan temuan di lapangan yang mengindikasikan bahwa dapur SPPG tidak berjalan sesuai dengan ketentuan sop yang berlaku, sehingga berpotensi membahayakan kesehatan dan keselamatan masyarakat, khususnya para penerima manfaat program.

Ketua HAM Cabang Konawe Muh.jullah s roe menegaskan bahwa tindakan tegas harus segera dilakukan oleh pemerintah daerah guna menjalankan program bapak presiden untuk menjamin makanan sehat seimbang bagi anak sekolah,balita,dan ibu hamil guna meningkatkan kualitas SDM.

“Kami meminta kepada Bupati Konawe untuk segera mencopot Kepala MBG Cabang Konawe karena kami duga tidak mempu melakukan pengawasan di beberapa dapur sppg di kab.konawe,terbukti dengan banyaknya temuan pelanggaran bahwa makanan yang di salurkan oleh pihak dapur sppg diduga kuat berbauh busuk dan basi hingga berulat sehingga dapat mengancam keselamatan bagi penerima asas manfaat dari makan bergizi gratis (MBG) Selain itu, kami juga mendesak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Konawe agar menjalankan fungsi pengawasannya secara maksimal serta segera memanggil kepala MBG cab.konawe dan pengelola dapur SPPG terkait pelanggaran dan segera mengagendakan rapat dengar pendapat,” tegas obin

Salah satu penanggung jawab aksi,dewi sandra mengungkapkan fakta dilapangan berdasarkan keluhan guru siswa bahwa MBG yang di salurkan di tiap-tiap sekolah di kec.wonggeduku diduga sudah berbauh busuk (basi) bukan hanya itu guru siswa juga menemukan benda didalam makanan yang di duga kuat adalah sisa pengosol panci sehingga ini bukan kelalaian biasa tetapi bentuk pelanggaran serius”tegasnya

HAM Cabang Konawe menilai bahwa jika dugaan pelanggaran SOP tersebut benar, maka pemerintah daerah wajib melakukan
Investigasi dan audit menyeluruh terhadap operasional dapur SPPG serta Penutupan dapur SPPG hingga bisa memenuhi standar,Pemberian sanksi administratif maupun tindakan hukum sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Organisasi ini menegaskan bahwa program pelayanan publik harus dijalankan dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian, keamanan, serta perlindungan hak masyarakat. Pelanggaran terhadap SOP tidak hanya mencederai tata kelola pemerintahan yang baik, tetapi juga berpotensi melanggar hak dasar masyarakat atas pelayanan yang layak dan aman.

HAM Cabang Konawe menyatakan akan terus mengawal proses ini hingga kepala MBG CAB.Konawe di ganti serta beberapa dapur sppg harus di tutup total dan tidak segan menempuh langkah hukum dan melakukan aksi lanjutan jilid 2 lebih lanjut apabila tidak ada respons serius dari pemerintah daerah maupun DPRD konawe terkait tuntutan tersebut.lapora: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *